Imaam Yakhsyallah Mansur Serahkan Langsung Bantuan untuk Korban Semeru




Lumajang, MINA – Imaam Yakhsyallah Mansur, Pembina Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) menyerahkan bantuan berupa logistik dan uang sebesar Rp.20 juta untuk korban erupsi Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (15/12).


“Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Imaam Yakhsyallah kepada Ketua UAR Semeru, Superna. Bantuan tersebut terkumpul dari penggalangan donasi pendengar Radio Silaturrahim,” kata Ketua UAR Pusat H. Bustamin Utje kepada MINA melalui telpon.


Posko UAR berada di Desa Sumberwuluh, hanya berjarak satu km dari Kp. Renteng salah satu lokasi terparah dampak erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada 4 Desember 2021 lalu.


H. Utje atau Pak Amal sapaan akrapnya megatakan, UAR juga akan mengirim relawan, ahli bekam, trauma healing, dan terapis.


Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) adalah sebuah organisasi swadaya masyarakat yang berpusat di Cileungsi, Bogor. Didirikan pada tahun 2004 ketika terjadi bencana Tsunami di Provinsi Aceh, oleh Imaamul Muslimin, H. Muhyiddin Hamidy dengan Ketua H. Bustamin Utje.


Visi UAR adalah menjadi Rescuer terbaik yang mampu bersinergi dengan lingkungan masyarakat untuk menyelamatkan sesama dalam menghadapi ujian berbagai bencana. Misi  UAR adalah menjadi Rescuer yang handal (profesional), terpimpin (amanah), medan bencana adalah ladang amal sholeh (uhkuwah), kesiapan pada sebelum, ketika dan sesudah bencana (Disaster).


Untuk meningkatkan kualitas kemampuan para rescuernya, UAR bekerja sama dengan Badan Sar Nasional (BASARNAS), Departemen Sosial (DEPSOS), Jakarta Rescue, Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) dan organisasi lain yang sejalan dengan visi dan misi UAR.


UAR memiliki 19 Koordinator Wilayah (Korwil) dan Korda yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia dengan kekuatan yang cukup dan siap diterjunkan apabila terjadi bencana. Untuk di Daerah Bogor, UAR memiliki 5 cabang: Cileungsi, Citeureup, Cilebut, Ciampea, dan Batu Tulis. 


Mi’raj News Agency (MINA)



Posting Komentar

0 Komentar