UAR Renovasi Rumahnya bu Roh Terdampak Erupsi Gunung Semeru

 



Lumajang, MINA – Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) melanjutkan renovasi rumah bu Roh (75) di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang Jawa Timur yang terdampak erupsi Gunung Semeru pada Sabtu (4/12) lalu pukul 13.20 WIB.


“Hari ini kita akan lanjut amal saleh merenovasi rumahnya bu Roh yang  diamir Saefuroni dan dibantu oleh Ristanto, Bunyamin, Hanafi, Haryoko, Suratno dan Purwadi,” kata koordinator lapangan UAR Semeru Superna kepada MINA, Sabtu (25/12).


Sebelumnya, pada Jumat (24/12) UAR melakukan jumat bersih bersama warga Masjid Nurul Falah dan membagikan Al-Quran untuk SMA 1 Candipuro, Lumajang.


Superna menjelaskan, selanjutnya tim UAR  juga meninjau lokasi terdampak di Desa Sumberwuluh yang diamiri oleh Superna dan dibantu Ayub, Habibi, Pak Min.

 

Sementara dari tim kesehatan UAR pada malam dapat telpone dari pos pengungsi SMA I Candipuro tim UAR, kemudian mengrimkan tim UAR untuk mengimamin shalat Subuh sekaligus tausiah rohani yang diisi oleh Ustaz Pangeran Hidayat dan didampingi Yana Rosdiyana, Arifin dan Habibi.


Demi kelancaran logistik (memasak), karena tenaga intinya sakit maka mas Nurul dan Yazid untuk diperbantukan di dapur.


“Mohon doanya semoga para ikhwan yang sedang beramal sholeh diberikan kesehatan dan tetap semangat serta yang sakit diberikan kesembuhan aamiin,” harap Superna.


Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) adalah sebuah organisasi swadaya masyarakat yang berpusat di Cileungsi, Bogor. Didirikan pada tahun 2004 ketika terjadi bencana Tsunami di Provinsi Aceh, oleh Imaamul Muslimin, H. Muhyiddin Hamidy dengan Ketua H. Bustamin Utje.


Visi UAR adalah menjadi Rescuer terbaik yang mampu bersinergi dengan lingkungan masyarakat untuk menyelamatkan sesama dalam menghadapi ujian berbagai bencana. Misi  UAR adalah menjadi Rescuer yang handal (profesional), terpimpin (amanah), medan bencana adalah ladang amal sholeh (uhkuwah), kesiapan pada sebelum, ketika dan sesudah bencana (Disaster).


Untuk meningkatkan kualitas kemampuan para rescuernya, UAR bekerja sama dengan Badan Sar Nasional (BASARNAS), Departemen Sosial (DEPSOS), Jakarta Rescue, Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) dan organisasi lain yang sejalan dengan visi dan misi UAR.


UAR memiliki 19 Koordinator Wilayah (Korwil) dan Korda yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia dengan kekuatan yang cukup dan siap diterjunkan apabila terjadi bencana. Untuk di Daerah Bogor, UAR memiliki 5 cabang: Cileungsi, Citeureup, Cilebut, Ciampea, dan Batu Tulis. 


Mi’raj News Agency (MINA)


Posting Komentar

0 Komentar